Asri Tadda, Ketua Partai Gerakan Rakyat Sulawesi Selatan

ASRI TADDA dikenal sebagai salah satu figur muda Sulawesi Selatan yang tumbuh dari tradisi aktivisme, dunia kewirausahaan, hingga gelanggang politik gerakan.

Namanya mulai dikenal luas sebagai salah satu relawan loyal Anies Baswedan di Sulawesi Selatan di Pilpres 2024, sebelum kemudian dipercaya memimpin Partai Gerakan Rakyat di tingkat provinsi.

Lahir di Pabeta, Desa Manurung, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, Asri berasal dari keluarga sederhana masyarakat To PadoE, salah satu komunitas adat asli di wilayah Luwu Raya. Latar budaya itulah yang membentuk karakter kepemimpinan dan kedekatannya dengan isu-isu kerakyatan sejak usia muda.

Asri Tadda Ketua Partai Gerakan Rakyat Sulawesi Selatan

Tumbuh dari Tradisi Organisasi dan Aktivisme

Perjalanan pendidikan Asri dimulai di SDN 419 Wulasi dan SMP Negeri Angkona II di Luwu Timur, sebelum melanjutkan pendidikan di SMU Negeri 1 Makassar. Saat menempuh pendidikan tinggi di Makassar, ia aktif dalam berbagai organisasi kemahasiswaan dan gerakan sosial.

Ia pernah menjabat sebagai Ketua Umum BEM Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, aktif di Pengurus Pusat Ikatan Pelajar Mahasiswa Luwu Timur (IPMALUTIM), Pengurus Besar IPMIL Raya, HMI Cabang Makassar Timur hingga menjadi Ketua Umum Lembaga Kesehatan Mahasiswa Islam (LKMI) HMI Cabang Makassar Timur.

Jejak aktivismenya tidak berhenti di dunia kampus. Asri kemudian membangun sejumlah lembaga sosial dan pengembangan masyarakat yang fokus pada isu pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan daerah.

Pengusaha Digital dan Penggerak Komunitas

Pada tahun 2008, Asri meraih Juara II Wirausaha Muda Mandiri tingkat nasional. Momentum itu menjadi titik awal lahirnya AstaMedia Group, perusahaan digital marketing dan internet advertising yang ia dirikan di Makassar.

Asri Tadda di DPP GR

Ia juga mendirikan The Sawerigading Institute, sebuah lembaga kajian pengembangan sumber daya Tana Luwu, serta Madising Foundation yang bergerak di bidang penelitian, advokasi, dan pelayanan kesehatan masyarakat di Sulawesi Selatan.

Di bidang sosial-keagamaan, Asri turut menggagas Makassar Halal Movement (MARHAM) pada 2017 sebagai gerakan literasi dan penguatan ekosistem halal di Kota Makassar.

Sebagai diaspora Luwu Raya, ia juga aktif dalam organisasi kedaerahan, di antaranya sebagai Wakil Ketua Kerukunan Keluarga Luwu Timur (KKLT) dan Sekretaris BPW Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) Sulawesi Selatan.

Selain itu, Asri juga tercatat sebagai pengurus Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), baik di tingkat kota maupun provinsi, termasuk dipercaya menjadi Direktur Lembaga Penerbitan dan Media Digital KAHMI Sulsel.

Asri Tadda PGR Sulsel

Dari Relawan Anies ke Partai Gerakan Rakyat

Keterlibatan Asri Tadda dalam politik nasional mulai menguat saat bergabung sebagai relawan Anies Baswedan pada pertengahan 2021.

Ia menjadi Sekretaris Jenderal DPP Mileanies sekaligus Ketua DPW Mileanies Sulawesi Selatan, salah satu simpul relawan pertama pendukung Anies menjelang Pilpres 2024.

Perannya kemudian berkembang ketika dipercaya menjadi Wakil Ketua Umum Konfederasi Nasional Relawan Anies (KoReAn), organisasi yang menghimpun ratusan simpul relawan Anies di seluruh Indonesia.

Di Sulawesi Selatan, Asri juga menjadi Koordinator Presidium Gerakan Rakyat (GR) serta Juru Bicara Tim Pemenangan Daerah Anies-Muhaimin pada Pilpres 2024.

Pasca Pilpres, konsolidasi eks relawan Anies melahirkan organisasi Gerakan Rakyat yang kemudian bertransformasi menjadi kekuatan politik baru.

Pada 27 Februari 2025, deklarasi nasional Gerakan Rakyat digelar di Jakarta bersama Anies Baswedan dan sejumlah tokoh nasional. Dalam momentum itu, Asri dipercaya memimpin DPW Gerakan Rakyat Sulawesi Selatan.

Kepercayaan tersebut berlanjut ketika pada 3 September 2025 ia menerima mandat sebagai Formatur Ketua Partai Gerakan Rakyat Sulawesi Selatan, partai politik yang lahir dari transformasi ormas Gerakan Rakyat.

Asri Tadda - Ketua Partau Gerakan Rakyat Sulawesi Selatan

Konsolidasi Politik Gerakan di Sulawesi Selatan

Di bawah kepemimpinan Asri Tadda, Partai Gerakan Rakyat Sulawesi Selatan bergerak membangun konsolidasi hingga ke kabupaten dan kota. Ia dikenal aktif membangun komunikasi lintas komunitas, generasi muda, aktivis, diaspora daerah, hingga kelompok akar rumput.

Asri memposisikan Partai Gerakan Rakyat sebagai rumah perjuangan politik yang mengusung semangat perubahan, demokrasi partisipatif, dan pemberdayaan masyarakat.

Sebelumnya, pada Pileg 2024, Asri juga sempat maju sebagai calon anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan melalui Partai Demokrat dengan daerah pemilihan Luwu Raya.

Pada Pilgub Sulsel 2024, ia turut menjadi Juru Bicara pasangan Danny Pomanto dan Azhar Arsyad yang diusung dengan semangat perubahan dan keberlanjutan gerakan politik rakyat.

Kehidupan Pribadi

Di tengah aktivitas organisasi dan politik, Asri dikenal sebagai sosok yang dekat dengan keluarga. Ia menikah dengan Dewi Hastuty Sjarief pada 8 Agustus 2009 dan dikaruniai tiga anak.

Salah satu nama anaknya, Mompotuvu Batari Asri Tadda, diambil dari bahasa leluhur Padoe sebagai bentuk penghormatan terhadap identitas budaya dan akar tradisi keluarganya di Luwu Timur.

Dengan pengalaman panjang di dunia aktivisme, kewirausahaan, organisasi sosial, dan politik gerakan, Asri Tadda kini menjadi salah satu figur muda Sulawesi Selatan yang terus mendorong lahirnya ruang politik baru berbasis partisipasi rakyat dan semangat perubahan. (*)